Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic
Tips

Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic

Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic – Di dalam lingkungan pekerjaan, Anda tentu akan menemukan berbagai karakter orang lain. Ada yang sesuai dan sejalan dengan karakter Anda, ada pula yang bertolak belakang. Bahkan ada juga rekan kerja yang menjadi toxic atau racun di kantor. Artinya, rekan kerja tersebut memberikan pengaruh buruk pada lingkungan kerja Anda. Rekan kerja yang toxic ini biasanya merendahkan kemampuan orang lain dan sering menghasut orang lain untuk membenci seseorang atau menyebarkan fitnah. Jika Anda menemukan hal demikian, berikut tips menghadapi rekan kerja yang toxic secara bijak.

Tips Menghadapi Rekan Kerja yang Toxic

Bagi Anda yang harus satu ruangan dengan rekan kerja yang membawa pengaruh buruk atau toxic berikut tips menghadapinya!

  1. Jangan Mengkritik Sikapnya

Walaupun Anda mengetahui sikap rekan kerja Anda sebagai “toxic” di lingkungan kerja, akan tetapi usahakan untuk tidak mengkritik sikapnya tersebut. Hal ini akan memicu keributan antara Anda dengan rekan kerja Anda tersebut. Jika ia mulai menyebarkan kebencian di dalam lingkungan kerja, tak perlu Anda terpengaruhi. Jangan juga mudah percaya pada ucapannya tentang suatu hal. Apabila ia membicarakan orang lain dihadapan Anda, jangan ikut membicarakan orang lain. Cukup dengarkan saja, atau Anda bisa mengalihkan pembicaraan ke hal-hal yang lebih bermanfaat.

Baca Juga: Cara menghadapi Atasan Yang Otoriter

  1. Bersikap Ramah

Meskipun rekan kerja Anda yang toxic memberikan pengaruh buruk pada lingkungan kerja Anda, akan tetapi orang yang demikian bukan untuk dibenci dan dijauhi. Tetaplah bersikap ramah padanya, tanpa memandang sikap buruk yang ia miliki. Bahkan jika Anda bisa, mulailah ajak rekan yang toxic berubah menjadi yang berjiwa positif dan menyebarkan hal-hal yang bermanfaat. Anda bisa membicarakan hal-hal positif dengannya, sehingga meminimalisir kesempatan dirinya untuk membicarakan hal yang negatif.

  1. Perbanyak Berteman dengan Rekan yang Positif

Daripada ikut terpengaruh oleh rekan yang toxic, lebih baik perbanyak lingkaran pertemanan Anda dengan orang-orang yang berjiwa positif. Anda akan cenderung membicarakan hal-hal positif dan bermanfaat jika berteman dengan orang-orang yang berjiwa positif pula. Pertemanan yang positif akan membuat Anda lebih tenang dan bahagia karena lingkungan Anda saling mendukung hal-hal baik satu sama lain. Memperbanyak rekan kerja yang berjiwa positif menjadi salah satu tips menghadapi rekan kerja yang toxic yang cukup ampuh.

  1. Jangan Mudah Terpancing Emosi

Ketika ia mengatakan hal buruk tentang diri Anda yang ia dapatkan dari sumber lain, jangan langsung peduli. Bisa saja rekan Anda sedang mengadu dompa Anda dengan orang lain. Maka dari itu, jangan langsung percaya dengan apa yang ia katakan dan jangan langsung terpancing emosi membenci pihak lain karena terpengaruh ucapannya. Hal tersebut berdampak buruk pada hubungan pertemanan Anda dengan pihak lain.

  1. Jangan Membicarakan Hal Buruk Kepadanya

Tanpa Anda membicarakan hal buruk tentang orang lain terhadapnya, ia sudah cenderung membicarakan orang lain terlebih dahulu. Apalagi jika Anda membicarakan sedikit saja tentang kesalahan atau keburukan orang lain, maka teman yang toxic cenderung akan menambah-nambahkan cerita keburukan tentang orang lain. Jadi, jika ingin berkomunikasi dengannya, komunikasikan dengan jelas dan seperlunya saja.

  1. Tetaplah Bersikap Profesional

Tetaplah bekerja sesuai dengan tugas dan kewajiban Anda di kantor. Bersikap profesional tanpa terpengaruh dengan lingkungan kerja yang toxic.  Jangan jadikan rekan kerja yang toxic sebagai fokus Anda, sehingga membuat kinerja Anda semakin menurun. Daripada melibatkan diri pada rekan kerja yang toxic lebih baik memaksimalkan diri dengan pekerjaan dan keahlian Anda.

  1. Jangan Terlalu Meminta Bantuannya

Meminta bantuan orang lain memang perlu, apalagi jika Anda memang sedang membutuhkan bantuan, namun perlu hati-hati dalam meminta bantuan. Jangan terlalu banyak meminta bantuannya, karena jika Anda tidak memberikan balasan yang ia inginkan, ia cenderung akan mengungkit-ungkitnya di depan publik. Bahkan menceritakan kejelekan Anda yang ditambahkan dengan fitnah-fitnah tentang diri Anda ke semua orang.

  1. Beri Batasan untuk Berteman

Tips menghadapi rekan kerja yang toxic yang terakhir yaitu memberikan batasan saat berteman dengannya. Jangan terlalu menjadikannya teman dekat yang nantinya bisa memberikan pengaruh yang buruk pada Anda. Begitu pula sebaliknya, jangan juga membencinya dan tidak mau berteman sama sekali dengannya. Walaupun ia memiliki sikap yang buruk, namun ia tetap layak dijadikan teman. Maka dari itu, bertemanlah sewajarnya dan beri batasan padanya.

Memiliki teman atau rekan kerja yang toxic memang tidak menyenangkan dan tentunya akan mengganggu aktivitas Anda di lingkungan kerja. Butuh pengelolaan emosi dalam diri Anda sendiri agar tidak terpengaruh oleh rekan yang toxic. Kelilingi diri Anda dengan rekan kerja yang positif, sehingga memberikan manfaat yang baik dalam diri Anda. Demikianlah beberapa tips menghadapi rekan kerja yang toxic di lingkungan kerja dengan cara yang bijak.

You might also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *